Rabu, Oktober 15, 2008

Harga Rumah Obama di Indonesia

Rumah bekas tempat tinggal orangtua calon Presiden AS Barack Obama ketika masih bersekolah di Jakarta, ternyata mendapat perhatian dari orang-orang kaya.
Rumah sederhana tapi asri itu terletak di Jalan KH Ramli, Menteng Dalam, Jaksel; itu kini menjadi pusat perhatian dari berbagai kolektor rumah. Tampak rumah itu tak begitu mewah tetapi dari segi arsitektur serta lokasinya, ternyata banyak dilirik dengan harga sekitar Rp1,5 miliar lebih.

Meskipun terletak di gang sempit, di kawasan KH Ramli, Menteng Dalam, namun rumah itu sudah banyak ditawar dari berbagai kalangan orang-orang kaya. Diakui H Usman Yaman, tokoh masyakat di sana, beberapa kali rumah keluarga Obama ditawar, tapi entah kenapa tak jadi dijual.

Bahkan sudah beredar di kawasan itu bila rumah keluarga Obama pernah ditawarkan kepada yang berminat membeli rumah itu, tetapi pembeli tidak mendapatkan jawaban pasti. Rumah itu pernah dipasang papan dijual tapi sampai kini belum laku. Memang harganya sangat mahal sekitar Rp1,5 miliar lebih, ujar Usman Yaman, kemarin.
Menurut Usman, pemiliknya sekarang ini masih segan melepas rumahnya meskipun penawar banyak sekali. Para pembeli rumah itu hanya ingin membeli karena kemungkinan bekas rumah keluarga Barack Obama.

Gengsi juga kali kalau rumah itu menjadi milik sendiri. Maka banyak yang ingin membeli. Tapi sampai sekarang belum laku, katanya.
Dikatakan Usman, keluarga Barack Obama menghuni rumah itu sejak tahun 1970-an, yang kala itu kawasan Menteng Dalam belum seramai sekarang ini. Pada waktu itu rumah itu terbilang sangat mewah dan tertutup.

Rumah itu milik Pak Zulfian yang berasal dari Aceh. Pak Zul seorang pengusaha batubara, sudah menempati rumah delapan tahunan lalu. Saat itu harga rumah itu masih murah, seratusjutaan kali, ucap Usman.
Zulfian merupakan pemilik rumah tersebut setelah ayah tiri Obama, Lolo Soetoro. Hingga saat ini, Zulfian hanya melakukan renovasi kecil-kecilan rumah itu. Jadi, bisa dikatakan rumah tersebut masih asli, bentuknya masih sama seperti saat Obama tinggal di rumah itu.

Bahkan hampir semua perabotan di rumah itu masih belum diganti. Seperti kipas angin, pintu rumah, almari, dan lain-lain. Tangga rumah menuju lantai dua yang berasal dari kayu juga masih dibiarkan seperti aslinya.
Namun tak diperoleh keterangan mengapa Zulfian menjual lagi rumah itu, dan sekarang ini seorang pengusaha yang membeli namun tak pernah ditempatinya. Hanya sekali-sekali keluarga pemilik baru rumah itu mendatangi rumah itu.
Pemilik rumah yang baru, jarang kelihatan; jadinya kita di sini tak ada yang tahu. Mereka jarang keluar, meskipun sekali-kali mereka datang, ujar Usman sembari menyebutkan kemungkinan rumah itu ditinggali adik Zulfian.

Sumber: hupelita.com

Tidak ada komentar: